Buka National Technology Summit 2025, Wamen Komdigi Soroti Peran AI di Industri Telekomunikasi
Jakarta, 6 November 2025 — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, resmi membuka hari pertama penyelenggaraan National Technology Summit 2025 pada Rabu, 5 November 2025, di Jakarta. Acara yang diprakarsai oleh Linknet bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) ini menghadirkan berbagai pemimpin industri, regulator, asosiasi, serta pelaku teknologi untuk berdiskusi mengenai masa depan konektivitas di Indonesia.
Dalam sambutannya, Nezar Patria menyoroti pentingnya peranan Artificial Intelligence (AI) dalam mengubah wajah industri telekomunikasi jika dimanfaatkan secara tepat. “Forum strategis ini mempertemukan pimpinan industri, regulator, asosiasi, dan pelaku teknologi untuk membahas masa depan konektivitas yang bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.
Tema dan Tujuan Konferensi
Mengusung tema “We LINK The Nation for a Sustainable Future”, konferensi tersebut menjadi wadah dialog lintas sektor guna membahas penerapan teknologi yang tidak hanya mendongkrak efisiensi bisnis, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata. Fokus dialog termasuk pemerataan akses internet, pengembangan talenta digital, serta inovasi teknologi berkelanjutan yang dapat mengakselerasi transformasi digital nasional.
Potensi AI dalam Telekomunikasi
Wamen Komdigi menekankan bahwa teknologi AI telah berkembang pesat dan memiliki potensi besar untuk mendukung kinerja industri telekomunikasi. AI tidak hanya dapat mengoptimalkan jaringan secara real-time, tetapi juga diimplementasikan dalam operasi jaringan (network operation), layanan pelanggan (customer service), serta layanan personalisasi seperti chatbot dan asisten virtual. "Setiap interaksi dengan AI menjadi lebih relevan dan efisien," jelas Nezar Patria.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pemanfaatan teknologi ini membutuhkan dukungan soft technology terbaru serta infrastruktur yang memadai. Untuk itu, pemerintah berupaya meningkatkan kecepatan dan kualitas koneksi internet menuju standar 5G agar dukungan infrastruktur dapat lebih optimal.
Peran Linknet dan Kolaborasi Multi-Pihak
Sebagai perusahaan infrastruktur digital, Linknet menegaskan perannya melalui pendekatan open access yang membuka peluang bagi lebih banyak penyedia layanan internet untuk memanfaatkan jaringannya. Hal ini diharapkan dapat mendorong percepatan pemerataan konektivitas di seluruh Indonesia.
“Forum ini menekankan pentingnya interkoneksi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mewujudkan konektivitas yang lebih merata dan berdampak,” ujar Yosafat Hutagalung, Chief People & Corporate Affairs Officer Linknet.
Agenda dan Kegiatan Summit
Pada hari pertama, rangkaian acara meliputi diskusi panel bersama CEO perusahaan telekomunikasi, regulator, dan praktisi industri. Topik yang diangkat antara lain adalah pengembangan smart cities, teknologi ramah lingkungan (green technology), serta pengembangan talenta digital. Selain itu, dilakukan penandatanganan kerja sama strategis antara Linknet dan mitra-mitra untuk memperkuat ekosistem digital nasional.
National Technology Summit 2025 akan berlangsung hingga hari kedua yang menyajikan konferensi tematik, Gala Dinner, serta penganugerahan (awarding) sebagai bagian dari rangkaian acara.
Tentang National Technology Summit 2025
National Technology Summit adalah forum tahunan yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di bidang teknologi dan komunikasi untuk mempercepat adopsi teknologi serta memperkuat ekosistem digital di Indonesia. Summit 2025 ini fokus pada penerapan teknologi berkelanjutan demi mendukung visi Indonesia sebagai negara digital maju.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi TribunNews.com dan ikuti perkembangan terkini mengenai inisiatif digital nasional.





